Jenis Keyboard Komputer

Keyboard yang sering kita pakai untuk mengetik sehari-hari adalah keyboard dengan urutan QWERTY, yang sejak 1973 telah diresmikan sebagai keyboard yang berstandar internasional dalam ISO. Dari beberapa referensi yang saya baca, ternyata keyboard QWERTY adalah keyboard yang paling tidak efisien. Mau tau sejarahnya?

Pada awalnya QWERTY muncul karena hardware yang dikembangkan jaman dulu tidak bisa mengakomodasi input karakter dalam waktu yang cepat. Maksudnya adalah seperti ini, pernahkah kamu mengetik dalam kondisi yang memori RAM penuh? Jadi lambrota bukan? Efek yang terjadi ketika kita mengetik dalam kondisi memori yang penuh, huruf yang kita ketikkan akan muncul lama sekali, seakan-akan seperti “hang”.

QWERTY dibuat untuk mengurangi kecepatan mengetik bagi typist, untuk mencegah terjadinya kesalahan mekanik pada mesin. Ya begitu cerita singkatnya, ternyata QWERTY dibuat untuk menyusahkan manusia.

Lain dulu, lain sekarang. Sekarang sudah tidak ada bedanya keyboard QWERTY maupun keyboard dengan urutan lainnya. Kebanyakan dari masyarakat di dunia saat ini, sudah terbiasa dengan keyboard QWERTY, dan jika terjadi perubahan standar susunan keyboard, kita akan direpotkan kembali untuk menghafal keyboard dengan standar baru.

Jenis keyboard yang pernah ada di dunia ini antara lain:

a. Keyboard QWERTY

Sesuai dengan namanya QWERTY yang merupakan deretan huruf pada barisan paling atas pada keyboard. Keyboard ini diproduksi oleh Perusahaan Remington pada tahun 1873 dan rancangan keyboard ini pertama kali digunakan pada mesin ketik di USA tahun 1874. Keyboard QWERTY merupakan pengembangan dari mesin ketik. Susunan tombol dipilih untuk mengurangi loncatan penekanan tombol yang tidak sengaja pada mesin ketik manual. Misal huruf ‘s’, ‘t’, dan ‘h’ diletakkan berjauhan meskipun sering digunakan bersama dalam kalimat bahasa Inggris. Sampai saat ini, keyboard jenis Qwerty tetap digunakan.

b. Keyboard DVORAK

Keyboard ini dibuat pada tahun 1936. Keyboard Dvorak diciptakan berdasarkan prinsip kerja biomekanis dan efisiensi. Susunan letak tombol huruf dengan jenis QWERTY dibuat sedemikian rupa sehingga 56 % ketukan ada pada tangan kanan dan jari-jari yang lebih banyak bekerja adalah jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Susunan tombol huruf berdasarkan frekuensi penggunaannya. Huruf-huruf yang ada pada baris tengah lebih sering diketuk kira-kira sampai 70 % dan perpindahan antar baris hanya sekitar 10 %,huruf-huruf yang umum, biasanya berada dibawah jari-jari yang dominan dan Mampu meningkatkan kecepatan pengetikan 10 – 15 % serta mengurangi kelelahan tangan

c. Keyboard KLOCKENBERG

Keyboard ini dibuat dengan maksud menyempurnakan jenis keyboard yang sudah ada, yaitu dengan memisahkan kedua bagian keyboard (bagian kiri dan kanan). Bagian kiri dan kanan keyboard dipisahkan dengan sudut 15 derajat dan dibuat miring ke bawah. Selain itu, keyboard KLOCKENBERG mempunyai tombol-tombol yang dibuat lebih dekat (tipis) dengan meja kerja sehingga terasa lebih nyaman. Keyboard KLOCKENBERG tampak lucu karena dipisahkan bagian kiri dan kanannya yang relatif lebih banyak memakan ruang

d. CHORD Keyboard

Hanya mempunyai beberapa tombol antara 4 sampai 5. Untuk memasukkan suatu huruf harus menekan beberapa tombol secara bersamaan. Ukurannya kompak, sangat cocok untuk aplikasi yang portabel. Waktu pelatihan singkat, penekanan tombo-tombol mencerminkan bentuk huruf yang diinginkan Kecepatannya tinggi Kurang populer, karena pada pemakaian yang lama akan menyebabkan kelelahan pada tangan.

e. keyboard MALTRON

Tak seperti keyboard pada umumnya yang datar, keyboard ini dibuat agak cekung ke dalam. Dengan pertimbangan bahwa pada saat jari-jari diposisikan akan mengetik, maka jari-jari itu dijamin tidak akan membentuk satu garis lurus. Produsen Maltron berkeyakinan bahwa pada dasarnya, hanya digunakan 8 jari dari sepuluh jari yang tersedia ketika manusia mengetik dengan keyboard biasa.Dengan mengetik di keyboard biasa, maka jari tangan harus beradaptasi dengan bentuk keyboard. Hal ini diklaim oleh mereka dapat menyebabkan RSI (Repetitive Stress Injuries). Sementara, dengan menggunakan Maltron, keyboardnyalah yang akan menyesuaikan dengan tangan. Dengan bentuk yang unik seperti ini, Maltron menjamin kenyamanan jari tangan di saat mengetik sehingga tidak menyebabkan RSI bahkan bisa jadi akan meningkatkan kecepatan mengetik sebab yang digunakan adalah 10 jari bukannya 8 jari.

f. Keyboard Proyeksi

Untuk menghemat tempat (diletakkan di atas permukaan apa saja asalkan datar), Bekerja dengan menggunakan sensor gerak, jika jari melakukan gerak tertentu, sistem scanning akan mengirim sinyal ke chip komputer seolah user menekan tombol tertentu. Digunakan misalnya pada PDA sebagai pengganti mouse.

INTINYA: Keyboard adalah alat untuk menuliskan perintah melalui aksara dan angka ke dalam layar monitor yang sebelumnya perintah tersebut diolah secara elektronis oleh Central Processing Unit (CPU), apapun keyboardnya yang kita pakai, yang penting OS nya suport, silakan digunakan untuk kamu berkreasi!

referensi:

http://addidnugroho.web.id/2010-11/jenis-keyboard-untuk-komputer/

Sejarah Keyboard Komputer QWERTY

http://www.premiumtrick.com/2008/11/jenis-jenis-keyboard.html