Hypothesis Testing with Microsoft Excel

Hypothesis

Hypothesis berasal dari Bahasa Yunani yaitu Hupo (sementara) dan Thesis (pernyataan atau dugaan), jadi dengan kata lain hypothesis adalah rumusan kesimpulan pernyataan sementara atau masih bersifat praduga, yang masih harus diuji dengan data dari kegiatan penelitiannya.

Pengujian Hypothesis

Adalah verifikasi Hypothesis dengan data yang diamati, apabila Hypothesis awal (null hypothesis) cocok dengan penelitian yang diamati, maka dengan kata lain nol Hypothesis tidak ditolak, begitu juga sebaliknya apabila null Hypothesis tidak cocok dengan penelitian yang diamati maka null Hypothesis ditolak dan menerima Hypothesis alternative.

Contoh: menguji hypothesis dengan menggunakan Microsoft Excel

Mahasiswa pada suatu mata kuliah pemasaran menilai pengajaran dosennya sebagai peringkat 1 (sangat baik), 2 (Baik), 3 (Cukup), atau 4 (Buruk). Asisten mata kuliah mengumpulkan hasil penilaian tersebut dan berjanji akan memberitahu dosen setelah nilai akhir mahasiswa diumumkan. Peringkat(perlakuan) yang di berikan mahasiswa di cocokkan dengan nilai akhir yang mereka peroleh. Logikanya mahasiswa yang menganggap pengajaran dosen tersebut sangat baik akan mendapat nilai akhir yang jauh lebih bagus daripada temannya yang menilai baik, cukup, atau buruk. Demikian pula mereka yang menilai pengajaran itu buruk cenderung akan mendapatkan nilai yang paling rendah.

01

Tahap pertama dalam menguji hipotesis adalah menentukan null Hypothesis, dan menentukan juga hipotesis alternative (jika null Hypotesis tersebut ditolak), selanjutnya menentukan pada level of signifikan berapakah hipotesis tersebut akan diuji, tentukan juga critical value (pengambilan kesimpulan untuk menolak null hypothesis , atau tidak menolak null Hypothesis). Setelah semua syarat telah dilakukan, langkah terakhir adalah menarik kesimpulan, apakah null hypothesis ditolak, atau tidak di tolak.

Berikut ini adalah step-step yang dilakukan dalam menguji hipotesis

02

Klik “data”, pilih Data Analysis, karna akan menguji beberapa populasi dengan satu treatment maka, gunakan Anova single faktor.

Tahap selanjutnya adalah mengisi input range, blok semua input data yang akan di uji, isi coloumns atau rows tergantung data yang tersedia,  pilih alpha 5% untuk menguji, pada output option pilih output range (untuk sheet yang sama),  New Worksheet (untuk sheet yang berbeda), dan New Workbook( untuk lembar kerja yang berbeda). Kemudian klik “OK”.

03

Setelah klik Ok maka akan didapati hasil menguji hypothesis dari beberapa populasi diatas, diuji dengan menggukan analisis of varians one way (ANOVA one way). Setelah didapati hasil uji hypothesis dari data penelitian diatas tahap terakhir adalah menarik kesimpulan uji hypothesis tersebut, dengan cara membandingkan f-statistik dengan f-critical value. Apabila fstats> fcritical value maka nol hypothesis ditolak, karna nilai f berada pada daerah reject null hypothesis.

04

Apabila dari contoh diatas berarti nol hypothesis ditolak (karna berada pada daerah reject null hypothesis), pada degree of freedom (3,18), alpha 5%. Maka hypothesis alternative tidak ditolak, dengan kata lain adalah dari hasil perhitungan tersebut menunjukan bahwa nilai akhir seorang mahasiswa berhubungan dengan pendapat mereka tentang cara mengajar dosennya atau nilai tengah treatment berbeda.