Apakah Jarang Mematikan Komputer atau Laptop Berbahaya ?

 

Perangkat komputer atau laptop yang sering digunakan untuk aktivitas sehari-hari, terutama pada aktivitas yang berurusan dengan dokumen pekerjaan terkadang tidak sepenuhnya dirawat dan diperlakukan dengan baik. Salah satunya adalah dalam hal mematikan computer ataupun laptop.

Setiap orang pasti memiliki cara yang berbeda dalam mematikan perangkat ini. Ada yang selalu mematikan komputer ataupun laptop dengan cara shutdown, ada juga yang lebih suka mengistirahatkannya sementara dengan cara sleep, da nada juga yang lebih sering memilih untuk menghibernate. Berdasarkan situs Fossbytes ada berbagai faktor yang menentukan apakah komputer atau laptop lebih baik dimatikan total atau hanya sekedar sleep dan hibernate. Hal tersebut sangat tergantung pada situasi dan kondisi.

  1. Kebutuhan Penggunaan Perangkat

Mode Shutdown, merupakan pilihan yang tepat apabila pekerjaan yang kita lakukan telah selesai dan tidak akan menggunakan komputer ataupun laptop tersebut dalam jangka waktu yang lama.

Mode Sleep, merupakan pilihan yang tepat apabila pekerjaan kita belum selesai dan ingin melanjutkan pekerjaan tersebut dalam waktu dekat. Mode ini tepat sebab perangkat akan masuk kedalam daya yang rendah sehingga pekerjaan tersebut dapat langsung diselesaikan begitu perangkat diaktfikan kembali.

Mode Hibernate, merupakan pilihan yang tepat apabila pekerjaan yang dilakukan belum selesai dan ingin melanjutkan pekerjaaan tersebut dalam jangka waktu yang cukup lama. Mode ini hampir sama dengan mode sleep yang juga memungkinkan perangkat mempertahankan aplikasi yang sedang digunakan meski dimatikan dalam jangka waktu cukup lama.

  1. Seri dan Spesifikasi Komputer atau Laptop

Beberapa seri komputer atau laptop keluaran terbaru kini dirancang untuk memungkinkan penggunaan jangka panjang tanpa harus dimatikan secara penuh. Artinya, tidak masalah jika kamu termasuk tipe yang jarang mematikan komputer atau laptop secara penuh.

Namun, kebiasaan tersebut dapat menimbulkan beberapa masalah. Dari segi software atau aplikasi yang digunakan, sering tidak dimatikan akan membuat jalannya aplikasi tersebut menjadi berat dan perangkat lemot karena banyaknya junk yang terus-menerus ditumpuk akibat perangkat yang tidak pernah dimatikan. Sedangkan dari segi hardware, mempertahankan kondisi aplikasi yang digunakan tentu saja membutuhkan kapasitas penyimpanan. Berjalannya aplikasi secara terus-menerus akan menyebabkan kapasitas hardware akan cepat penuh dan dipaksa bekerja lebih keras.

sumber : https://jalantikus.com/